BANDUNG, TandaGlobalNews — PT Bandung Sakura Textile Mills merupakan salah satu perusahaan tekstil yang telah lama beroperasi di kawasan Kabupaten Bandung. Didirikan pada 1970, perusahaan ini berkembang menjadi manufaktur tekstil terintegrasi yang mencakup pemintalan, pertenunan, pencelupan hingga proses finishing.
Perjalanan perusahaan berlangsung seiring dengan perkembangan kawasan industri tekstil Bandung Raya yang selama puluhan tahun menjadi salah satu pusat manufaktur tekstil Indonesia.
Berdiri pada 1970
PT Bandung Sakura Textile Mills, yang dikenal dengan nama Sakuratex, didirikan di Bandung pada 1970.
Sumber resmi perusahaan menyebut Sakuratex sebagai perusahaan tekstil terintegrasi yang melayani berbagai tahapan produksi, mulai dari yarn texturizing, weaving hingga dyeing and finishing.
Dengan model terintegrasi, perusahaan tidak hanya mengerjakan satu tahap produksi.
Benang dapat diproses menjadi kain melalui rangkaian kegiatan manufaktur yang berada dalam satu ekosistem perusahaan.
Model seperti ini menjadi penting dalam industri tekstil karena memungkinkan pengendalian mutu dilakukan sejak bahan baku hingga kain jadi.
Berkembang di Kawasan Bandung
Lokasi perusahaan kini berada di Jalan Raya Dayeuhkolot No. 33, Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dayeuhkolot merupakan salah satu kawasan yang mempunyai sejarah panjang dalam perkembangan industri manufaktur Bandung Raya.
Kehadiran pabrik tekstil seperti Bandung Sakura Textile Mills menjadi bagian dari perkembangan kawasan tersebut sebagai sentra produksi.
Dokumen pemerintah dan katalog industri juga mencatat perusahaan sebagai manufaktur tekstil yang berlokasi di Kabupaten Bandung.
Dari Pemintalan hingga Finishing
Dalam perjalanan operasionalnya, Sakuratex mengembangkan sistem produksi yang mencakup beberapa tahap.
Proses tersebut meliputi pemintalan atau pengolahan benang, pertenunan, pencelupan dan penyempurnaan kain.
Integrasi tersebut memberikan keuntungan dalam pengendalian kualitas karena proses produksi tidak sepenuhnya bergantung pada pemasok eksternal.
Perusahaan juga mengembangkan produk dengan bahan baku polyester dan material tekstil lainnya.
Menurut profil resmi Sakuratex, produknya antara lain digunakan untuk kain seragam, setelan jas dan pakaian wanita.
Memasuki Pasar Denim
Salah satu perkembangan penting dalam perjalanan Sakuratex adalah penguatan produksi kain denim.
Katalog InaProduct 2023 yang diterbitkan dalam program industri nasional mencatat PT Bandung Sakura Textile Mills sebagai manufaktur atau pemasok kain denim.
Dokumen tersebut juga menyebut perusahaan telah berdiri sejak 1970 dan proses produksinya dimulai dari pemintalan benang hingga menjadi kain siap jahit.
Perkembangan ke arah denim menunjukkan kemampuan perusahaan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar.
Denim memiliki pasar luas karena digunakan dalam berbagai produk pakaian, terutama busana kasual.
Menyesuaikan dengan Industri Modern
Industri tekstil mengalami perubahan besar selama lima dekade terakhir.
Persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh kapasitas produksi. Efisiensi, mutu, inovasi bahan, kemampuan memenuhi spesifikasi pelanggan dan keberlanjutan menjadi semakin penting.
Sakuratex kemudian mengembangkan sistem produksi dan standar yang menyesuaikan kebutuhan tersebut.
Perusahaan menyatakan telah memperoleh sertifikasi ISO, SNI dan TKDN.
Sertifikasi tersebut berkaitan dengan sistem manajemen, pemenuhan standar produk serta penggunaan kandungan dalam negeri.
Bahan Baku dan Produk
Perusahaan memproduksi berbagai jenis kain dengan menggunakan bahan baku seperti polyester.
Profil perusahaan menyebut produk polyester yang dihasilkan antara lain microfiber dan cotton feel.
Produk tersebut kemudian dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pakaian dan industri fashion.
Kemampuan menghasilkan kain dengan karakter berbeda menjadi penting karena pasar tekstil tidak hanya membutuhkan satu jenis produk.
Peran dalam Industri Tekstil Bandung
Selama lebih dari lima dekade, PT Bandung Sakura Textile Mills menjadi bagian dari ekosistem industri tekstil Bandung.
Keberadaan perusahaan di Dayeuhkolot mencerminkan perjalanan kawasan tersebut dari pusat industri tekstil tradisional menuju manufaktur modern.
Industri seperti Sakuratex juga menciptakan hubungan dengan berbagai sektor lain, mulai dari pemasok bahan baku, perusahaan logistik, industri pakaian jadi hingga pasar ekspor.
Karena itu, sejarah sebuah pabrik tekstil tidak hanya berkaitan dengan mesin dan bangunan produksi, tetapi juga dengan jaringan ekonomi yang terbentuk di sekitarnya.
Lima Dekade Perjalanan
Jika dihitung sejak 1970, perjalanan PT Bandung Sakura Textile Mills telah melewati lebih dari lima puluh tahun.
Perusahaan bertahan melalui berbagai perubahan dalam industri tekstil Indonesia, termasuk perubahan teknologi, pola konsumsi dan persaingan pasar internasional.
Dari perusahaan yang berdiri pada awal 1970-an, Sakuratex kemudian berkembang menjadi perusahaan tekstil terintegrasi dengan kemampuan produksi dari benang hingga kain.
Lebih dari lima dekade setelah berdiri, PT Bandung Sakura Textile Mills tetap menjadi bagian dari sejarah industri tekstil Kabupaten Bandung, membawa tradisi manufaktur tekstil Bandung memasuki era produksi yang semakin terintegrasi, berstandar dan berorientasi pasar.



















Tinggalkan Balasan