JAKARTA, Tandaglobal.news — Baru sehari resmi menjabat sebagai Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Enam Kapolda di Pulau Jawa mengalami pergantian, yakni Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam susunan baru tersebut, Irjen Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya. Sementara itu, Irjen Hengki dipercaya memimpin Polda Jawa Barat.
Untuk Polda Jawa Tengah, posisi Kapolda ditempati Brigjen Roy Hardi Siahaan. Adapun Polda Jawa Timur dipimpin Irjen Dekananto Eko Purwono.
Pergantian juga terjadi di Polda Banten dengan penunjukan Brigjen Hendra Kurniawan sebagai Kapolda.
Sementara itu, Irjen Langgeng Purnomo dipercaya menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari perombakan terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Perubahan jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026.
Secara nasional, sebanyak 19 jabatan Kapolda turut mengalami pergantian dalam mutasi tersebut.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah awal Suyudi Ario Seto setelah resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Polri menyebut mutasi dan rotasi jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi.
Selain itu, kebijakan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Perombakan jajaran Kapolda di berbagai daerah tersebut menjadi mutasi besar pertama yang dilakukan Suyudi sejak memimpin Korps Bhayangkara.
Pergantian tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di masing-masing wilayah.



















Tinggalkan Balasan