

KEDIRI, Tandaglobal.news — Polres Kediri resmi membuka program Kampung Inggris Mengajar 2026 di Kresna Kampung Inggris Pare, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (30/9/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi generasi muda.
Program yang digagas Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. tersebut melibatkan kepolisian, pemerintah, Forum Kampung Bahasa (FKB), pengajar, relawan, serta peserta.
Kampung Inggris Mengajar 2026 tidak hanya diarahkan pada pembelajaran bahasa Inggris.
Peserta juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan diri dan membangun karakter melalui lingkungan pendidikan yang aman serta kondusif.
Kapolres Kediri AKBP Latif mengatakan, kemampuan bahasa Inggris dapat membuka akses lebih luas bagi generasi muda, mulai dari pengetahuan, teknologi, pendidikan, informasi hingga peluang ekonomi.
“Bahasa Inggris bukan sekadar kemampuan berkomunikasi. Ada akses pengetahuan dan peluang yang lebih luas yang bisa dibuka dari kemampuan itu. Karena itu, kesempatan belajar seperti ini perlu dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, proses belajar perlu didukung lingkungan yang sehat.
Karena itu, generasi muda diingatkan untuk menjauhi narkoba, tawuran, minuman keras, serta berbagai perilaku yang dapat mengganggu masa depan mereka.
“Anak-anak muda harus punya ruang yang sehat untuk belajar dan berkembang. Jangan sampai lingkungan pendidikan justru dimasuki narkoba atau gangguan lainnya. Kampung Inggris harus kita jaga tetap aman dan nyaman,” tegasnya.
Dalam proses pembelajaran, pengajar dan relawan tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa.
Kedisiplinan, keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri juga menjadi bagian dari pengembangan peserta.



















Tinggalkan Balasan