Di Puskesmas Puncu, Aning selaku Penanggung Jawab ISPA menjelaskan bahwa keluhan yang muncul umumnya menyerupai gejala flu atau common cold, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, lemas hingga mual.

“Gejalanya umumnya seperti flu, ada demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan badan lemas. Kasus bisa mengenai berbagai kelompok usia, tetapi anak-anak cukup banyak,” ujar Aning.

Menurutnya, munculnya penyakit dipengaruhi tiga faktor utama, yakni host atau kondisi tubuh manusia, agent berupa virus, serta environment atau lingkungan.

Ketika daya tahan tubuh menurun sementara paparan virus dan kondisi lingkungan kurang mendukung, risiko seseorang mengalami sakit dapat meningkat.

Meski jumlah kunjungan meningkat, pihak puskesmas menyebut belum menemukan kasus yang tergolong berat dari peningkatan tersebut.

Puskesmas juga terus melakukan upaya promotif dan preventif, antara lain memberikan edukasi melalui leaflet, media sosial, serta grup WhatsApp kader dan pemerintah desa.

Pasien yang mengalami batuk atau pilek juga diimbau menggunakan masker ketika datang ke fasilitas kesehatan.