Pada 10 September, polisi menemukan Sutthichai Boonlert di kawasan Chiang Kong, Lak Si.

Polisi menyebut pakaian yang dikenakannya saat ditemukan memiliki ciri yang sama dengan pakaian dalam rekaman CCTV.

Sutthichai Boonlert sempat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap.

Saat diperiksa, Sutthichai Boonlert dilaporkan mengakui dirinya sebagai pria dalam rekaman.

Kepada polisi, ia disebut mengaku awalnya masuk ke kolam untuk membasuh diri sebelum kemudian terangsang setelah melihat ikan koi.

Polisi juga menyebut Sutthichai Boonlert mengaku pernah melakukan tindakan seksual terhadap hewan lain.

Ia dilaporkan pernah menjalani hukuman penjara terkait kasus terhadap seekor anjing.

Bobby Anong mengatakan dirinya sebelumnya tidak langsung mencurigai Sutthichai Boonlert meski pria tersebut terkadang mandi di kolam ikannya.

Kecurigaan baru muncul setelah ikan-ikannya mulai mati secara misterius.

“Saya bersyukur polisi berhasil menangkapnya. Saya khawatir karena dia menggunakan narkoba dan membawa pisau, sehingga dia bisa melukai seseorang, terutama perempuan atau anak-anak,” kata Bobby Anong.

Menurut Bobby Anong, keberanian tersangka melakukan tindakan tersebut terhadap ikan juga membuatnya semakin khawatir.

“Yang lebih menakutkan adalah dia begitu berani melakukan tindakan seksual terhadap seekor ikan,” ujarnya.

Bobby Anong kini berencana memasang pagar di sekitar kolam untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Sejumlah dugaan pelanggaran yang didalami mencakup kekejaman terhadap hewan, perusakan properti, tindakan tidak senonoh, dan penerobosan pada malam hari.

Meski kematian ikan menjadi awal kecurigaan, belum dapat dipastikan seluruh kematian koi tersebut berkaitan langsung dengan tindakan yang terekam CCTV.

Sutthichai Boonlert juga masih berstatus sebagai tersangka dan kasusnya berada dalam proses penyelidikan.