JAKARTA, TandaGlobal.news — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat sinergi dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dalam penyampaian informasi terkait Program 3 Juta Rumah.
Pertemuan tersebut dilakukan bersama Kepala Bakom RI Muhammad Qodari beserta jajaran. Pembahasan difokuskan pada sinkronisasi data sekaligus penguatan strategi komunikasi publik agar perkembangan program perumahan pemerintah dapat disampaikan secara transparan dan mudah dipahami masyarakat.
Data yang akurat dan terintegrasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Hal tersebut mengingat sektor perumahan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perbankan, pengembang, pemerintah daerah hingga masyarakat penerima manfaat.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Kementerian PKP dan Bakom RI turut mereviu berbagai materi komunikasi, termasuk video Program Bedah Rumah. Penyelarasan dilakukan agar informasi mengenai capaian pembangunan di lapangan dapat tersampaikan secara jelas dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selain itu, turut dibahas sejumlah program yang menjadi bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat. Program tersebut meliputi rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), KUR Perumahan, Bedah Rumah, penanganan kawasan kumuh, pembangunan sanitasi dan prasarana, sarana, serta utilitas umum (PSU).
Kerja sama juga mencakup program gotong royong melalui Corporate Social Responsibility (CSR) hingga pembangunan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Penguatan komunikasi publik dinilai perlu berjalan seiring dengan penguatan data. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui perkembangan program sekaligus melihat sejauh mana manfaat pembangunan perumahan telah dirasakan secara langsung.
Kolaborasi antara Kementerian PKP dan Bakom RI diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi mengenai Program 3 Juta Rumah kepada masyarakat. Program perumahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat atas hunian yang layak.
“Perumahan adalah kebutuhan dasar. Masyarakat harus berdaulat bukan hanya dalam sandang dan pangan, tetapi juga dalam papan.”



















Tinggalkan Balasan