JAKARTA, TandaGlobal.news — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026) setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Bencana ini berdampak pada ratusan keluarga, merendam rumah warga, dan memutus akses jalan di sejumlah lokasi.
Mengutip laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipublikasikan pada Senin (12/10/2026), banjir berdampak pada tiga kecamatan dan enam kelurahan di Kota Padang. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 225 kepala keluarga atau 498 jiwa terdampak banjir. Sementara itu, sebanyak 672 jiwa dilaporkan mengungsi di Kecamatan Kuranji. Data tersebut masih dalam proses pendataan dan pemutakhiran oleh petugas terkait.
BNPB juga mencatat sekitar 120 rumah terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, satu rumah mengalami kerusakan berat dan empat rumah mengalami kerusakan sedang.
Banjir turut menyebabkan akses jalan di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, terputus. Kondisi ini menghambat mobilitas masyarakat dan membutuhkan penanganan dari instansi terkait.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperoleh informasi terbaru mengenai dampak bencana.
Pemerintah daerah melalui BPBD bersama unsur terkait melakukan pendataan, kaji cepat, serta penanganan terhadap warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah terdampak dapat teridentifikasi.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras dan kemungkinan banjir susulan. Warga yang berada di kawasan rawan banjir juga diharapkan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.



















Tinggalkan Balasan