KEDIRI, Tandaglobal.news — Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kediri terus dilakukan dengan mendorong produktivitas berbagai komoditas pertanian di tingkat desa. Salah satunya melalui budidaya cabai yang dikembangkan petani di Desa Gempolan, Kecamatan Gurah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan yang mendapat pendampingan dari jajaran Polres Kediri.

Kanit Binmas Polsek Gurah, Aiptu Prastara, turun langsung ke lahan pertanian untuk membantu perawatan tanaman sekaligus berdiskusi dengan petani mengenai perkembangan budidaya.

Dalam pendampingan tersebut, komunikasi dengan petani menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi tanaman dan berbagai kendala yang muncul selama proses budidaya.

Persoalan perawatan hingga gangguan yang berpotensi memengaruhi produktivitas dapat dibahas langsung di lokasi.

Budidaya cabai juga menjadi salah satu bentuk diversifikasi komoditas pertanian di Desa Gempolan.

Keberagaman tanaman dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan karena masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Gurah AKP Dwi Widodo, S.H. mengatakan, keberadaan petani dan aktivitas pertanian di desa memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.

“Setiap komoditas memiliki peran dalam menjaga produktivitas pertanian. Cabai yang dibudidayakan petani juga menjadi bagian dari aktivitas pangan yang perlu terus dijaga,” ujar AKP Dwi.

Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian tidak hanya sebatas memberikan dukungan, tetapi juga membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat yang menjalankan aktivitas pertanian.

“Petani memahami lahannya, sehingga komunikasi langsung penting untuk mengetahui apa yang mereka hadapi selama merawat tanaman,” jelasnya.

Budidaya cabai di Desa Gempolan menjadi salah satu gambaran bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui aktivitas produktif masyarakat di tingkat desa.

Dengan semakin beragam komoditas yang dikembangkan dan dirawat secara berkelanjutan, sumber produksi pangan masyarakat juga semakin beragam.