KEDIRI, Tandaglobal.news — Sebanyak 119 siswa-siswi dan 10 guru pendamping dari MI Miftahul Mubtadiin, Keling, Kecamatan Kepung, mengikuti edukasi bahaya kebakaran di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare, Selasa (6/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB untuk menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran sejak usia dini.

Kegiatan dipandu langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran.

Para siswa diajak mengenal lebih dekat profesi serta peralatan yang digunakan petugas pemadam kebakaran.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Damkar, serta prosedur yang tepat untuk meminta bantuan ketika terjadi keadaan darurat.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, terutama saat memasuki sesi praktik lapangan.

Petugas memberikan simulasi sekaligus kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan cara aman menangani kebocoran gas LPG yang kerap memicu kepanikan di lingkungan rumah tangga.

Selain itu, para siswa juga mendapatkan pelatihan teknik pemadaman api secara tradisional menggunakan karung goni basah.

Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menegaskan edukasi mengenai bahaya kebakaran kepada anak-anak usia sekolah memiliki peran penting dalam rantai mitigasi bencana di masyarakat.

“Edukasi mitigasi bencana, khususnya kebakaran, sangat penting ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak tidak mudah panik saat menghadapi situasi darurat.” katanya.

Kaleb menambahkan, praktik penanganan keadaan darurat juga diharapkan dapat memberikan bekal keselamatan bagi para siswa di lingkungan keluarga.

“Melalui kegiatan praktik seperti penanganan awal kebocoran gas LPG dan penggunaan alat tradisional, kami berharap mereka memiliki pengetahuan dasar untuk melindungi diri sendiri sekaligus menjadi agen keselamatan di lingkungan keluarga masing-masing,” ujar Kaleb.

Kegiatan edukasi berlangsung lancar dari awal hingga akhir.

Melalui pembelajaran yang memadukan teori interaktif dan praktik langsung, pemahaman mengenai pentingnya pencegahan kebakaran diharapkan terus terbangun di tengah masyarakat Kabupaten Kediri.