SURABAYA, Tandaglobal.news — Ledakan terjadi di sebuah rumah makan di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat seorang koki sedang melakukan aktivitas memasak.

Mengutip BBC, Kapolrestabes Surabaya menyampaikan bahwa sebelum ledakan terjadi, koki yang berada di lokasi sempat mencium bau gas. Polisi kemudian memeriksa lokasi untuk mengetahui penyebab ledakan dan sumber kebocoran gas.

Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan tiga tabung LPG berkapasitas masing-masing 50 kilogram. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga kebocoran berasal dari bagian pipa. Namun, sumber pasti kebocoran masih dalam proses penyelidikan.

Petugas memastikan ledakan tersebut tidak berkaitan dengan bahan peledak. Setelah memeriksa lokasi kejadian, tim Gegana Polda Jawa Timur tidak menemukan kandungan bahan peledak maupun unsur bom di area rumah makan.

Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dyan Vicky Sandi menjelaskan bahwa karakteristik ledakan mengarah pada fenomena Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion (BLEVE).

Fenomena tersebut dapat terjadi ketika gas atau uap bertekanan mengalami kondisi tertentu hingga memicu pelepasan energi secara cepat dan menimbulkan ledakan.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab serta titik awal kebocoran gas. Hasil pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi dasar untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian ledakan di rumah makan tersebut.