

KEDIRI, Tandaglobal.news — Upaya membentuk karakter pelajar tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Edukasi mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, hingga keselamatan berlalu lintas juga perlu ditanamkan sejak dini.
Hal itu dilakukan Polsek Plemahan melalui program Polisi Pengasuh Siswa (PPS) di SDI SMP Modern NU Plemahan, Kabupaten Kediri, Selasa (29/9/2026) pagi.
Kapolsek Plemahan AKP Ardian Wahyudi bersama Kanit Binmas memberikan pembinaan kepada para siswa. Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala sekolah, para pengajar, serta siswa-siswi SDI SMP Modern NU Plemahan.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Ardian mendorong para siswa agar memiliki rasa bangga terhadap sekolah sekaligus menjaga nama baik almamater. Menurutnya, pelajar saat ini merupakan generasi yang nantinya akan mengambil peran penting di tengah masyarakat.
“Adik-adik semua adalah generasi penerus. Karena itu, mulai sekarang harus belajar menjaga nama baik sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta membiasakan diri berpikir sebelum bertindak,” ujar AKP Ardian.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan dan karakter yang dibangun sejak bangku sekolah.
Ardian mengajak siswa membiasakan diri bangun pagi, menjalankan ibadah, menghormati dan menaati orang tua serta guru, serta menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau ingin sukses di masa depan, harus dimulai dari kebiasaan yang baik. Disiplin, rajin beribadah, taat kepada orang tua dan guru, serta mau belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” katanya.
Selain pembinaan karakter, keselamatan pelajar juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para siswa diingatkan agar selalu menggunakan helm ketika berkendara dan tidak terlibat dalam aksi balap liar.
Ardian menegaskan, balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau anak-anak untuk tidak ikut balap liar. Jangan sampai hanya karena ingin mencari kesenangan sesaat, justru membahayakan diri sendiri dan orang lain. Jika ditemukan ada yang terlibat, tentu akan dilakukan pembinaan dan dikoordinasikan dengan pihak sekolah serta orang tua,” tegasnya.
Siswa yang mengikuti kegiatan perguruan juga diingatkan agar menjadikannya sebagai sarana membangun prestasi dan mengembangkan diri, bukan tempat mencari keributan.
Menurut Ardian, kegiatan positif seperti olahraga maupun perguruan dapat menjadi wadah untuk membentuk kedisiplinan apabila dijalankan dengan cara yang benar.
“Silakan mengikuti kegiatan yang positif dan menjadikannya sebagai ajang prestasi. Jangan sampai kegiatan tersebut justru digunakan untuk membuat kerusuhan atau tawuran,” ujarnya.
Melalui program Polisi Pengasuh Siswa, Polsek Plemahan berharap komunikasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan pelajar semakin kuat. Edukasi secara langsung kepada siswa dinilai penting agar pesan tentang keamanan, ketertiban, dan pembentukan karakter dapat dipahami sejak dini.
Kegiatan pembinaan di SDI SMP Modern NU Plemahan berlangsung aman dan kondusif.



















Tinggalkan Balasan