JAKARTA, Tandaglobal.news — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Prajaniti Hindu Indonesia di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Pertemuan membahas percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana serta pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan pemerintah tengah mempercepat penanganan dan pemulihan di sejumlah daerah terdampak bencana. Pemerintah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi dan proses penanganan di lapangan berjalan optimal.
Dikutip dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Gibran menyebut proses pemulihan tengah diintensifkan di sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatra Utara, Aceh, dan Solok.
“Karena kami memang sedang intens untuk proses-proses percepatan pemulihan di area-area bencana, di NTT, di Sumut, di Aceh. Solok, ada banjir bandang di sana,” ujar Gibran, sebagaimana dikutip dari keterangan BPMI Setwapres yang dipublikasikan Kemensetneg.
Menurut Gibran, penanganan bencana dilakukan melalui sejumlah tahapan, termasuk pencarian warga yang masih hilang, pembersihan wilayah terdampak, serta pendataan rumah yang mengalami kerusakan.
Pemerintah juga berupaya mempercepat proses mitigasi agar masyarakat terdampak segera memperoleh penanganan dan bantuan yang dibutuhkan.
“Kami pastikan ini, Pak, proses pencarian orang hilangnya segera ditangani, pembersihan-pembersihan, rumah-rumah rusak segera diinventaris. Kita ingin, mitigasi bencana bisa dilakukan dengan cepat,” kata Gibran.
Selain membahas kebencanaan, audiensi tersebut turut menyoroti kondisi kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Persoalan intoleransi menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.
Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia KS Arsana mengatakan Wapres memberikan perhatian terhadap persoalan kerukunan beragama dan masih adanya kasus intoleransi di masyarakat.
“Dalam konteks kerukunan beragama, Bapak Wapres dengan jelas menyampaikan kepada kami bahwa kasus-kasus intoleransi yang masih terjadi, beliau betul-betul memberi perhatian itu dan menekankan bahwa semua warga bangsa dengan agama masing-masing hendaknya mendapat porsi yang sama dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Arsana, sebagaimana dikutip Kemensetneg.
Prajaniti Beri Penghargaan kepada Wapres
Dalam kesempatan tersebut, DPP Prajaniti Hindu Indonesia juga memberikan Prajaniti Dharma Raja Award 2026 kepada Wapres Gibran.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perhatian Wapres terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk penanganan bencana di sejumlah wilayah.
Arsana mengatakan penghargaan tersebut antara lain berkaitan dengan kepedulian Wapres terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami memberikan penghargaan Prajaniti Dharma Raja Award 2026 kepada Bapak Wakil Presiden atas kepemimpinan beliau yang peduli turun ke bawah, terutama dalam menghadapi masalah-masalah yang sedang dihadapi, terkait gempa bumi, misalnya,” kata Arsana.
Pertemuan antara Wapres dan DPP Prajaniti Hindu Indonesia menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan keagamaan. Selain membahas percepatan pemulihan bencana, dialog juga menyoroti pentingnya menjaga kehidupan beragama yang rukun serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
Pemerintah masih melakukan berbagai langkah penanganan di wilayah terdampak bencana, sementara persoalan kerukunan antarumat beragama terus menjadi perhatian dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.



















Tinggalkan Balasan