JAKARTA, Tandaglobal.news — Presiden Prabowo Subianto meminta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) aktif membuka rekening bagi masyarakat Indonesia. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses layanan perbankan sekaligus meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama jajaran pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo meminta perbankan milik negara mengambil langkah aktif agar masyarakat yang belum memiliki rekening dapat memperoleh akses layanan perbankan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan menggunakan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data tersebut nantinya akan dipadankan dengan sistem yang dimiliki Bank Indonesia (BI).

Airlangga menyebut integrasi data tersebut juga akan berkaitan dengan sistem pembayaran nasional, termasuk penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki rekening bank.

Selain meningkatkan inklusi keuangan, rekening yang disiapkan juga direncanakan menjadi sarana penyaluran berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

Dengan demikian, bantuan maupun program pemerintah ke depan dapat disalurkan melalui rekening yang telah dimiliki warga.

Namun, Airlangga belum merinci program pemerintah apa saja yang nantinya akan menggunakan rekening tersebut sebagai sarana penyaluran.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional.

Upaya tersebut sekaligus mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan perbankan dan sistem pembayaran digital.