Kediri, TandaGlobalNews–Dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa usai menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di wilayah Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Hingga Selasa (8/9/2026), kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat dipastikan sebagai keracunan.

Kapolsek Pare AKP Wendi Sulistiono mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

“Masih dugaan, masih menunggu hasil labnya,” ujar Wendi saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, petugas dari puskesmas telah melakukan penelusuran atau tracking terhadap siswa yang mengalami keluhan. Tim medis juga mendatangi rumah masing-masing siswa untuk memantau kondisi mereka.

“Tim dari puskesmas langsung tracking ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Wendi menyebut, berdasarkan pemantauan sementara, gejala yang dialami para siswa tergolong ringan. Kondisi tersebut juga terus dipantau oleh petugas kesehatan.

Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Kediri, Solikin, menyampaikan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada 3 September 2026 dan telah ditindaklanjuti oleh Satgas MBG bersama pihak terkait.

Menurut Solikin, kondisi para siswa saat ini sudah membaik. Bahkan, seluruh siswa yang sebelumnya mengalami keluhan disebut telah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Sudah sekolah semua, tidak ada (yang masih sakit),” kata Solikin.

Meski demikian, terkait jumlah siswa yang terdampak maupun sekolah mana saja yang menerima laporan keluhan tersebut, Solikin meminta informasi lebih rinci dikonfirmasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Hingga kini, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Karena itu, dugaan keracunan makanan dalam program MBG tersebut belum dapat dipastikan.

Petugas kesehatan dan pihak terkait masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi seluruh siswa sekaligus menelusuri penyebab munculnya keluhan kesehatan tersebut.

Reporter: Wildan Wahid Hasyim
Editor:Rizky Rusdiyanto