Kediri, TandaGlobalNews – Persik Kediri resmi mengakhiri kerja sama dengan Jesús María Meneses Sabater atau yang akrab disapa Chechu. Bek tengah asal Spanyol tersebut menjadi bagian dari skuad Macan Putih sejak bergabung pada putaran kedua kompetisi Super League musim 2025/2026.

Selama memperkuat Persik Kediri, Chechu menjadi salah satu opsi di lini belakang. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kekuatan dan kedalaman skuad, khususnya dalam menghadapi persaingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Selain Chechu, Persik Kediri juga memastikan berpisah dengan pemain muda Wigi Pratama. Pemain yang bergabung pada awal musim 2025/2026 tersebut menjadi salah satu pemain muda yang menunjukkan perkembangan positif selama membela tim berjuluk Macan Putih.

Wigi yang berposisi sebagai penyerang juga sempat mendapat perhatian di level nasional. Pada musim yang sama, pemain kelahiran Sumatra Barat tersebut mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang multievent olahraga SEA Games 2025.

Kesempatan tersebut menjadi salah satu catatan positif dalam perjalanan Wigi bersama Persik Kediri. Meski masih berusia muda, ia dinilai mampu menunjukkan perkembangan dan memberikan persaingan di dalam skuad.

Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi serta kerja keras yang telah diberikan Chechu dan Wigi selama menjadi bagian dari tim.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk karier Chechu dan Wigi ke depannya,” ucapnya.

Perpisahan tersebut menjadi bagian dari dinamika Persik Kediri dalam mempersiapkan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Selain perpisahan, Persik Kediri juga mendatangkan sejumlah pemain baru baik lokal maupun asing.

Editor: Rizky Rusdiyanto